Keseimbangan Pasar(Market Ekuilibrium)

 KESEIMBANGAN PASAR (EKUILIBRIUM)


   Suatu keadaan dimana jumlah yang ditawarkan para  penjual pada suatu harga tertentu adalah sama dengan jumlah yang diminta para pembeli pada harga tersebut. 


Untuk menunjukkan keadaan keseimbangan pasar ada 3 cara, yaitu :


1.) Keseimbangan secara angka


  Hubungan permintaan dan penawaran dapat diklasifikasikan dalam 3 kondisi, yaitu :

  • Pertama : keadaan kelebihan penawaran(Excess Supply) , yaitu jumlah yang ditawarkan di pasar adalah melebihi daripada yang diminta para pembeli.

  • Kedua : keadaan di mana permintaan sama dengan penawaran( Market Equilibrium), yaitu pada harga tersebut jumlah yang ditawarkan para penjual sama dengan yang diinginkan pembeli.

  • Ketiga : Kelebihan Permintaan(Excess Demand) , yaitu jumlah yang diminta para pembeli melebihi daripada yang ditawarkan para penjual.



Syarat mencapai keseimbangan adalah ketika jumlah yang ditawarkan sama dengan jumlah yang diminta. Contoh memenuhi syarat keseimbangan dapat dilihat pada tabel yang diberi warna hijau


2.) Keseimbangan secara grafik

 Keseimbangan pasar dapat dianalisis menggunakan pendekatan grafis dengan menggambarkan kurva permintaan dan penawaran dalam satu diagram.


Note: 

Garis orange adalah Fungsi permintaan 
Garis biru adalah fungsi penawaran 

  Kurva permintaan dan penawaran saling berpotongan yaitu di titik E. Perpotongan itu berarti permintaan sama dengan penawaran, dan demikian keadaan keseimbangan tercapai 



3.) Keseimbangan secara matematik

 • Persamaan Permintaan dan Penawaran

  Dalam hal ini terdapat 2 persamaan, yaitu persamaan permintaan dan persamaan penawaran. Bentuk umum kedua persamaan tersebut adalah :

- Persamaan permintaan :

    Qd  =  c - dP

- Persamaan penawaran :

    Qs  = -m + nP

Di mana : 

i. c adalah suatu angka tetap. Nilainya menunjukkan jumlah barang yang diminta apabila tingkat harga adalah 0. Nilai c selalu positif.

 ii. d adalah kecondongan kurva permintaan. Nilainya selalu negatif (-d) karena kurva permintaan menurun dari kiri ke kanan. 

iii. m adalah suatu angka tetap. Nilainya menunjukkan jumlah barang yang ditawarkan apabila tingkat harga adalah 0. Biasanya nilai m adalah negatif (-m).

 iv. n adalah kecondongan kurva penawaran. Nilainya selalu positif karena kurva ditawarkan penawaran naik dari kiri ke kanan.

v. Qd adalah kuantitas yang diminta, Qs adalah kuantitas yang ditawarkan dan p adalah tingkat harga.

  Keseimbangan pasaran dicapai apabila kuantitas yang diminta sama dengan kuantitas yang ditawarkan. Secara matematik, syarat keseimbangan adalah :

Qd      =  Qs  atau  

c - dP  = -m + nP


BEBERAPA KASUS PERUBAHAN KESEIMBANGAN

  Terdapat 4 kemungkinan perubahan/pergeseran kurva permintaan dan penawaran, yaitu:

  •  Permintaan Bertambah (Kurva permintaan bergeser ke kanan
  •  Permintaan berkurang (Kurva permintaan bergeser ke kiri)
  • Penawaran bertambah (Kurva penawaran bergeser ke kanan)
  • Penawaran berkurang (Kurva penawaran bergeser ke kiri)


PERUBAHAN PERMINTAAN ATAU PENAWARAN 

   Ada 2 macam perubahan, yaitu :  

  • Pergeseran kurva permintaan ke sebelah kanan.
  • Pergeseran kurva penawaran ke sebelah kanan.


Efek pertambahan Permintaan


    Pergeseran kurva permintaan ke kanan, yaitu dari DD menjadi D¹D¹ , menggambarkan berlakunya pertambahan permintaan yaitu seperti ditunjukandalam grafik (i). Perubahan ini menyebabkan keadaan keseimbangan pindah dari E menjadi E¹. Perpindahan ini menunjukkan bahwa kenaikan permintaan menyebabkan harga naik dari P ke P¹ dan barang yang diperjualbelikas bertambah dari Q ke Q¹.


Efek Pertambahan Penawaran

     Dalam grafik(ii) ditunjukan kurva penawaran bergeser dari SS menjadi S¹S¹ dan perubahan ini berarti penawaran telah bertambah. Kenaikan penawaran ini menyebabkan keadaan keseimbangan berubah dari E ke E¹. Berarti harga turun dari P menjadi P¹ dan jumlah yang diperjualbelikan bertambah dari Q menjadi Q¹


PERUBAHAN SERENTAK PERMINTAAN DAN PENAWARAN

 

  Ada beberapa kemungkinan perubahan serentak permintaan dan penawaran, yaitu :


  • Berlaku ke arah yang sama, yaitu sama-sama mengalami kenaikan atau sama-sama menurun.
  • Berlaku ke arah bertentangan, yaitu permintaan turun tetapi penawaran bertambah atau permintaan bertambah tetapi penawaran turun.


Perubahan tersebut akan menimbulkan efek yang berbeda kepada perubahan harga dan jumlah barang yang diperjualbelikan.

  •  Apabila pertambahan Permintaan sama dengan pertambahan penawaran maka tingkat harga tidak berubah
  •  Apabila pertambahan permintaan kurang dari pertambahan penawaran harga akan merosot


DAFTAR PUSTAKA

Sudono Sukirno, "Mikro Ekonomi Teori pengantar Edisi ketiga"



Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEORI PRODUKSI JANGKA PENDEK(SATU INPUT VARIABEL) DAN JANGKA PANJANG ( DUA INPUT VARIABEL)

TEORI BIAYA PRODUKSI JANGKA PENDEK

Supply & Demand