TEORI BIAYA PRODUKSI JANGKA PANJANG SKALA EKONOMIS DAN TIDAK EKONOMIS
Biaya produksi dalam jangka panjang
Dalam jangka panjang perusahaan dapat menambah semua faktor produksi atau input yang akan digunakannya. Oleh karena itu, biaya produksi tidak perlu lagi dibedakan antara biaya tetap dan biaya berubah
Cara meminimumkan biaya dalam jangka panjang
Karena dalam jangka panjang perusahaan dapat memperluas kapasitas produknya,
menentukan besarnya kapasitas pabrik (plent sin) yang akan meminimumkan biaya produks Dalam analisas ekonomi kapanitas pabrik digambarkan oleh kurva buaya total rata-rata (AC).
Faktor yang menentukan kapasitas produksi yang digunakan adalah tingkat produksi yang ingin dicapai
Dari contoh ini dapat disimpulkan bahwa peminimuman biaya jangka panjang terganting kepada dua faktor yaitu :
1.) Tingkat produksi yang ingin dicapai
2.) Sifat dari pilihan kapasitas pabrik yang tersedia
KURVA BIAYA TOTAL RATA-RATA JANGKA PANJANG
kurva biaya total rata-rata jangka panjang atau kurva LRAC (Long Run Average Cost). Kurva LRAC dapat didefinisikan sebagai kurva yang menunjukkan biaya rata-rata yang paling minimum untuk berbagai tingkat produksi apabila perusahaan dapat selalu mengubah kapasitas memproduksinya
kurva biaya rata-rata jangka panjang atau LRAC pada umumnya tidak menyinggung kurva-kurva AC pada bagian AC yang terendah bertentangan dengan pernyataan yang dibuat terlebih dahulu yang menyatakan: titik persinggungan di antara kura LRAC dan kurva AC menunjukkan biaya produksi yang paling minimum untuk memproduksikan sejumlah produksi tertentu? Sama sekali tidak
SKALA EKONOMI DAN TIDAK EKONOMI
Skala Ekonomi
Skala kegiatan produksi jangka panjang dikatakan bersifat mencapai skala ekonomi (economies of scale) apabila pertambahan produksi menyebabkan biaya produksi rata-rata menjadi semakin rendah. Produksi yang semakin tinggi menyebabkan perusahaan menambah kapasitas produksi, dan pertambahan kapasitas ini menyebabkan kegiatan memproduksi bertambah efisien
Faktor penting yang menimbulkan skala ekonomi
- Spesialisasi faktor-faktor produksi
- Pengurangan harga bahan mentah dan kebutuhan produksi lain
- Memungkinkan produk sampingan ( by-product ) diproduksi
- Mendorong perkembangan usaha lain
Skala tidak ekonomi
Kegiatan memproduksi suatu perusahaan dikatakan mencapai skala tidak ekonomi (dis-economies of scale) apabila pertambahan produksi menyebabkan biaya produksi rata-rata menjadi
semakin tinggi Keadaan ini diwujudkan oleh kegiatan memproduksi yang menurun efisiensinya.
Wujudnya skala tidak ekonomi terutama disebabkan oleh organisasi perusahaan yang
sudah menjadi sangat besar sekali sehingga menimbulkan kerumitan di dalam mengatur dan memimpinnya. Perusahaan yang terus-menerus membesar biasanya berarti jumlah tenaga kerja yang digunakan inelipuri beribu-ribu orang, dan mempunyai pabrik dan cabang di berbagai tempat. Sebagai akibatnya kegiatan dan organisasi perusahaan itu sudah menjadi sangat kompleks. Keadaan ini mengurangi efisiensi kegiatan perusahaan, dan menyebabkan biaya produksi rata-rata menjadi semakin tinggi.
Beberapa bentuk kurva LRAC
.png)
Dalam grafik (i) kurva LRAC sangat cepat penurunannya, tetapi ia sangat cepat pula mengalami kenaikan. Ini berarti kenaikan produksi yang sedikit saja telah menimbulkan akala ekonomi yang sangat menguntungkan (yaitu biaya produksi rata-rata sangat cepat pengurangannya), tetapi pada tingkat produksi yang relatif rendah, skala tidak ekonomi sudah mulai wujud Industri yang LRACnya berbentuk demikian pada umumnya terdiri dari banyak perusahaan, dan masing-masing perusahaan tersebut berukuran kecil.
Dalam grafik (ii) juga pada permulaannya skala e
konomi sangat menguntungkan tetapi ia juga tidak berlangsung lama. Akan tetapi ia dukuti oleh kurva LRAC yang datar-yang berarti pada tahap permulaan skala tidak ekonomi belum lagi menguasai kegiatan perusahaar Baru pada tingkat produksi yang tinggi skala tidak ekonomi mulai berlaku. Industri yang merr punyai kurva LRAC yang berbentuk demikian terdiri dari beberapa perusahaan besar dan beberapa perusahaan kecil. Jadı besarnya perusahaan-perusahaan dalam industri tersebut tidak seragam dan jumlah perusahaan masih relatif besar
Apabila kurva LRAC adalah seperti yang ditunjukkan oleh grafik (iii), industri biasanya terdiri dari perusahaan-perusahaan yang sangat besar ukurannya, dan jumlah perusahaan dalam industri tersebut relatif sedikit. Hanya beberapa perusahaan terdapat dalam sesuatu industri Industri adalah bersifat sedemikian karena skala ekonomi tetap wujud sehingga ke jumlah produksi yang sangat banyak dan dapat menguasai pasaran
DAFTAR PUSTAKA
Sukirno Sudono (1994), "MIKRO EKONOMI TEORI PENGANTAR EDISI KETIGA "
Komentar
Posting Komentar